Jumat, 30 Agustus 2019

Laporan literasi encounters with Jesus

Laporan Kegiatan Membaca Buku
Judul Buku          :               ENCOUNTERS WITH JESUS (PERJUMPAAN-PERJUMPAAN DENGAN YESUS)
Pengarang          :               Timothy Keller
Penerbit              :               Penguin Group (USA) Inc
Kota Terbit          :               New York
Kegiatan Prabaca
Nomor
Pertanyaan Sebelum Membaca Buku
1
Apa yang dimaksud dengan murid yang skeptis ?
2
Mengapa dalam buku perjumpaan dengan Yesus malah dibahas tentang orang dalam dan orang luar ?
3
Apa yang terjadi dengan dua orang saudari yang berduka ?
4
Ada apa dengan pesta pernikahan pada bab empat ?
5
Siapa si orang Kristen pertama yang dibahas pada bab lima ?
6
Siapa si musuh besar yang dibahas pada bab enam ?
7
Pada bab delapan, “judulnya Tuan yang Taat”. Pada siapakah seorang Tuan harus taat, bukanya dia Tuan ?

Kegiatan Pascabaca
No
Bab/Subbab/
Bagian
Butir-Butir Penting/Menarik
1
Bab 1
Murid yang Skeptis
Murid yang skeptis adalah murid yang ragu-ragu.
Setiap agama atau filsafat berkata Anda harus melakukan sesuatu untuk berelasi dengan Allah; tetapi kekristenan berkata tidak, Yesus Kristus datang untuk melakukan bagi Anda apa yang tidak bisa Anda lakukan sendiri. Setiap agama berkata inilah jawaban-jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan besar, tapi kekristenan berkata Yesus adalah jawaban bagi semuanya.
Anda tidak pernah bisa tahu sesuatu itu baik atau buruk kecuali Anda tahu telosnya. Maka, sebagai contoh, dia bertanya, bagaimana Anda bisa mengatakan sebuah jam itu baik atau buruk? Anda harus tahu tujuan dari jam itu dulu. Jika saya berusaha menancapkan sebua paku  dengan menggunakan jam saya sebagai palu, dan jam itu rusak, apakah saya bisa mengeluh kalau jam itu “jam yang buruk”? Tentu tidak; Jam itu tidak dibuat untuk menancapkan paku.
Kehebatan dari kekristenan adalah tidak bicara tentang “inilah yang harus kamu lakukan untuk menemukan Allah.” Kekristenan bicara tentang Allah yang datang ke dunia dalam pribadi Yesus Kristus, mati diatas salib, untuk menemukan Anda. itulah kebenaran yang radikal dan unik yang diberikan kekristenan kepada dunia ini.
Jangan biarkan pAndangan bahwa kekristenan itu sudah ketinggalan zaman atau tidak maju secara intelektual membutakan Anda terhadap apa yang ditawarkan oleh kekristenan. Perhatikan kesombongan dan prasangka Anda. Hati-hati dengan sikap merendahkan dan mencibir. Ini meracuni seluruh aspek kehidupan, terutama disaat bicara tentang pertanyaan-pertanyaan yan mendasar.
Meski sebagian besar orang mencari iman melalui pencarian mereka dengan ketakutan mengalami kekecewaan, Yesus berkata Dia akan selalu lebih dari yang dicari semua orang. Dia akan selalu melampaui harapan kita; Dia akan lebih dari yang kta minta atau bayangkan.
2
Bab 2
Orang Dalam Dan Orang Luar
Setiap orang harus hidup untuk tujuan tertentu, dan Yesus berkata jika bukan Dia tujuan itu maka Anda tidak akan puas, pertama tujuan itu akan memperbukdak Anda. Apapun hal itu Anda akan berkata kepada diri Anda bahwa Anda harus memilikinya atau tidak ada masa depan. Artinya jika ada apapun yang mengancamnya, Anda akan menjadi sangat takut; jika ada yang menghalanginya, Anda akan menjadi sangat marah; dan jika Anda gagal mencapainya, Anda tidak akan bisa memaafkan diri Anda. Dan kedua, jika Anda bisa mencapainya, hal itu tidak bisa memberikan kepuasan yang Anda harapkan.
Kita tidak bisa bicara tentang apa yang harus kita lakukan untuk membuat dunia jadi lebih baik kecuali kita memahami dengan jelas apa yang terjadi dengan dunia ini.
Diagnosis ada sebelum resep
Wallace jelas bukan orang beragama, tapi dia memahami kalau semua orang memuja sesuatu, semua orang percaya pada sesuatu tderkait keselamatan mereka, semua orang mendasarkan hidup mereka pada sesuatu yang membutuhkan iman. Beberapa tahun setelah memberi pidato itu, Wallace membunuh dirinya sendiri. Dan kata-kata perpisahan dari oran tidak beragama ini sangat menakutkan:”sesuatu akan memangsa Anda hidup-hidup.” Karena meski Anda mungkin tidak menyebutnya sebagai pemujaan, Anda perlu sadar Anda sedang memuja dan Anda sedang mencari sesuatu untuk dipuja. Dan Yesus berkata, “kecuali Aku yang kamu puja, kecuali Aku yang menjadi pusat hidup kamu, kecuali kamu berusaha memuaskan rasa haus rohani melalui Aku, bukannya melalui hal-hal lain, kecuali kamu melihat jawabannya harus dari dalam bukannya dari luar, maka apapun yang kamu puja pada akhirnya akan meninggalkanmu.”
Ada sesuatu yang menghalangi pendengaran kita terkait apa yang Yesus bicarakan, dan menurut saya itu karena sebagian besar dari kita tidak mampu
Anda tidak berasumbangsih apa pun dalam hal kelahiran. Itu adalah pemberian hidup yang cumma-Cuma. Dan demikian juga dengan kelahiran baru. Keselamatan itu melalui kasih karunia – tidak ada usaha moral apa pun yang bisa menghasilkannya. Anda harus dilahirkan kembali.
Jika Anda membangun hidup Anda diatas karier Anda, pasangan Anda, uang Anda, dan moralitas Anda, maka itu akan gagal, tidak ada harapan bagi Anda. Anda tahu alasannya? Karena setiap juruselamat selain Yesus Kristus bukanlah juruselamat yang sesungguhnya. Jika karier Anda gagal, itu tidak akan mengampuni Anda. Itu hanya akan menghukum Anda dengan rasa malu dan membenci diri. Yesus dalah satu-satunya juru selamat yang jika Anda miliki bisa memuaskan Anda, dan jika Anda gagal Anda akan diampuni.
Karier dan pencapaian moral Anda, sebaliknya, tidak bisa mati demi dosa-dosa Anda.
3
Bab 3
Dua Orang Saudari Yang Berduka
Semua orang tahu kalau satu-satunya dosa yang bisa Anda ampunia adalah dosa yang dilakukan terhadap Anda. Anda tidak bisa mengampuni Jim karena telah berbohong kepada Sam – hanya Sam yang bisa mengampuni Jim atas perbuatannya itu. Jadi ketika Yesus berkata kepada orang lumpuh,”Dosamu telah diampuni,” orang-orang yang melihat itu menyimpulkan dengan benar bahwa Yesus sedang mengklaim diri sebagai Allah, dengan menyiratkan bahwa semua dosa dilakukan terhadap diri-Nya (Mrk. 2:5)
Sebagian dari kita memiliki kepribadian yang cenderung untuk mengkonfrontasi ketika simpatilah yang dibutuhkan, dan sebagian lain melakukan yang sebaliknya. Tapi Yesus Kristus tidak pernah keras ketika yang dibutuhkan kelembutan atau lembut ketika yang dibutuhkan teguran keras. Dan itu bukan hanya karena Dia itu Penasehat Ajaib dan sempurna. Dia adalah kebnaran itu sendiri yang ikut menangis bersama. Dia adalah Allah yang berinkarnasi menjadi manusia.
Dia menjadi manusia, menjadi fana, rapuh, bisa mati – semua karena kasih-Nya kepada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar